Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Marhaban Yaa Ramadhan
Marhaban Yaa Ramadhan, Sebentar lagi Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan akan menghiasai dikehidupan kita karena sebentar lagi umat muslim akan kehadiran bulan yang penuh keberkahan, yaitu bulan Ramadhan 1437 H. Umat Islam di semua dunia tentunya sudah sangat menantikan hadirnya bulan Ramadhan. Ramadhan yaitu satu bulan yang istimewa dalam Islam. Di mana pada bulan Ramadhan dipenuhi dengan keberkahan, pahala beribadah yg dilipat gandakan, peristiwa dimana pintu pengampunan di buka dan beragam kebaikan yang lainnya. Pada bulan Ramadhan, setiap umat muslim diperintahkan menunaikan ibadah puasa. Diluar itu, bulan Ramadhan juga menjadi peristiwa yang pas buat meningkatkan amal ibadah.
Tanggal 1 Ramadhan tahun 1437 H/2016 M sendiri berdasarkan lebih dari satu sumber dengan cara penentuan awal bulan hijriah menggunakan hisab atau perhitungan yaitu jatuh pada 6 Juni 2016 yang akan datang. Akan tetapi penentuan tanggal 1 Ramadhan juga ditentukan dengan metode rukyatul hilal atau melihat bulan secara langsung yang bisa dilakukan mendekati awal Ramadhan nanti. Di Indonesia sendiri, setelah cara rukyatul hilal untuk memberikan keyakinan 1 Ramadhan sudah dijalankan, baru akan diputuskan oleh pemerintah, dalam soal ini yaitu Kementerian Agama RI .
Ketika menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan, satu hal yang biasanya disiapkan yaitu jadwal imsakiyah, yang mana fungsinya untuk tahu saat imsyak supaya dikala mengakhiri saat sahur dapat diperhitungkan, tidak terlambat. Kemudian juga mengetahui waktu sholat 5 wajib, Shubuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib serta juga Isya’. Jadwal Imsyakiyah setiap daerah pastinya berlainan, begitu juga dengan di Banyumas.(-swt-)
KUA Purwokerto Timur gelar MTQ Pelajar XXXI
KUA Purwokerto Timur bekerjasama dengan LPTQ Kecamatan Purwokerto Timur gelar MTQ Pelajar XXXI.
MTQ dilaksanakan pada Kamis tanggal 28 April 2016 di Musholla Al Hikmah KUA Kecamatan Purwokerto Timur.
Cabang dan Golongan yang dimusabaqahkan, yaitu :
1). Cabang Tilawah Al Qur’an terdiri dari :
a. Golongan SD/MI Putra dan Putri
b. Golongan SMP/MTs Putra dan Putri
c. Golongan SMU/SMK/MA Putra dan Putri
2). Cabang Tartil Al Qur’an terdiri dari :
a. Golongan SD/MI putra dan putri
b. Golongan SMP/MTs putra dan putri
c. Golongan SMU/SMK/MA putra dan putri
3). Cabang Hifdz Al Qur’an terdiri dari :
a. Golongan SLTP/MTs putra dan putri (Golongan 1 juz dan Tilawah)
b. Golongan SLTA/SMK/MA putra dan putri (Golongan 5 juz dan Tilawah)
MTQ pelajar tersebut bertemakan "MTQ Pelajar Membentuk Generasi yang Berakhlak Mulia".
Tujuan diadakannya MTQ yaitu untuk meningkatkan kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur'an sebagai pedoman hidup guna membentuk generasi muda dan masyarakat yang berbudi luhur.
"Serta menggairahkan dan meningkatkan syiar islam di wilayah Kecamatan Purwokerto Timur," kata Kepala KUA Radimin, S.Ag. sekaligus penyelenggara MTQ tersebut. (-swt-)
KURSUS CALON PENGANTIN
Purwokerto: Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Timur Radimin, S.Ag, menilai calon pengantin harus mengikuti kursus calon pengantin (Suscatin) agar mengetahui kewajiban masing-masing.
"Calon pengantin kami beri materi seperti ilmu kesehatan. Bagaimana cara mengurus keluarga termasuk kaitannya KUA memberikan materi dari sisi agama," Ujar beliau
Walau kursus ini tidak wajib diikuti, namun beliau menyatakan bahwa kursus tersebut akan memberi banyak pengetahuan dan manfaat bagi calon pengantin dalam mengarungi bahtera perkawinan natinya.
"Memang ini sifatnya tidak wajib. Tapi alangkah baiknya calon pengantin mengikutinya, karena banyak ilmu yang diperoleh di Suscatin,"
Beliau menjelaskan, calon pengantin tidak perlu takut waktu kursus tersebut sehingga dikhawatirkan mengganggu aktivitas.
Kegiatan Suscatin digelar satu minggu sebelum pernikahan dengan waktu satu hari saja. Dan perlu diketahui bahwa ini tidak dipungut biaya, bahkan calon pengantin seusai mengikuti kursus dikasih sertifikat.
Dengan mengikuti kursus tersebut di samping mendapat ilmu baru juga sebagai salah satu upaya pemerintah atau dalam hal ini Kementrian Agama untuk membimbing calon pengantin agar menjadi keluarga Sakinah, atau paling tidak, dapat mengurangi angka perceraian yang diakibatkan karena masalah ringan, yang mungkin hanya karena belum tahu ilmunya.
Di kursus calon pengantin (Suscatin), banyak diberikan materi yakni dari kewajiban pria atau suami seperti memberikan nafkah lahir batin, menggauli dengan baik, mendidik anak dan istri, menyimpan aib istri, memelihara kesehatan istri dan anak dan memberikan simpati.
Sedangkan untuk perempuan atau istri, materi yang perlu diketahui yakni; taat patuh ke suami, melayani suami dengan baik, menyimpan rahasia atau aib suami, menjaga diri dari sentuhan orang lain, menjaga harta martabat dan tidak berpegian tanpa ijin suami.
Namun yang sangat penting agar keluarga diberikan keberkahan adalah; ibadah kepada Allah swt, sabar, rajin bekerja, banyak bersyukur dan berdoa. (-swt-)
Kepala Kanwil Kemenag segera Melaksanakan Assessment
Purwokerto,—Nur Syam, Sekretaris
Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama mengeluarkan surat edaran yang menegaskan status Jabatan Fungsional Penghulu
dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh Indonesia. Melalui Surat Edaran bertanggal 12 Januari2016 itu, Sekjen menegaskan bahwa merujuk pada Pasal 14 Keputusan Menteri Agama
(KMA) Nomor 517 Tahun 2001, Kepala KUA berubah eselonisasinya dari IV.a menjadi
IV.b. Pengangkatan Kepala KUA sendiri
sesuai dengan KMA 207/2013 dilakukan melalui penilaian kompetensi (assessment),
dan sidang Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sesuai PMA
9/2007.
Selain itu, dalam edarannya
Sekjen meminta agar Kepala Kanwil Kemenag segera melaksanakan penataan dan
penilaian kompetensi (assessment) untuk pengangkatan dalam Jabatan Struktural
eselon IV.b sebagai kepala KUA bagi KUA Kecamatan yang dipimpin oleh Pejabat
Fungsional Penghulu yang diberi tugas tambahan sebagai kepala KUA.
Status jabatan fungsional
penghulu adalah Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), dan pengangkatan dalam
jabatannya mempersyaratkan perolehan jumlah angka kredit tertentu. Terkait dengan hal tersebut, melalui Surat Edaran bernomor B.II/Kp.02.3/00245/2016 itu, Sekjen menjelaskan bahwa bagi
Pejabat Fungsional Penghulu yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala KUA, maka
kedudukannya adalah sebagai Pejabat Fungsional Tertentu yang kenaikan pangkat
atau jabatannya bergantung kepada perolehan angka kredit. (-swt-)
Seleksi PAI Non PNS Kecamatan Pureokerto Timur
Purwokerto, Senin 23 November 2015 - Kepala KUA Kecamatan Purwokerto Timur meyelenggarakan acara
Seleksi Penyuluh Agama Islam Non PNS di Lingkungan di lingkungan Kecamatan
Purwokerto Timur .
Acara seleksi ini berjalan sukses dan cukup lancar diikuti sekitar
9 orang peserta yang sebelumnya telah lolos seleksi administrasi. Sesuai Kuota dari 9 peserta hanya akan diambil 7 orang yang akan di usulkan ke Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumasan untuk dibuatkan SK PAI Non PNS tahun 2016. Adapun kategori yang diujikan meliputi : Baca tulis Al-Qur’an
termasuk pendalaman sejauhmana pemahaman para peserta terhadap Al-Qur’an,
selanjutnya materi tentang Ahkamus Syar’iyah (Hukum-hukum yang berkenaan dengan
persoalan syariah/fiqh), serta materi ujian tentang Kepenyuluhan yakni
berkaitan dengan skill dan kompotensi para peserta ujian berkenaan dengan
bimbingan, kemampuan ceramah / dakwah dan memberi penyuluhan kepada masyarakat.
Beliau juga berharap kiranya para penyuluh juga aktif
mensosialisasikan PP No. 48 Tahun 2012 tentang persoalan nikah, termasuk aktif
menyampaikan kepada khalayak tentang tidak adanya biaya nikah bagi pernikahan
yang dilaksanakan di Kantor KUA Kecamatan Purwokerto Timur.
Sosok Penyuluh Agama hendaknya juga menjadi suri tauladan atau
kalau bisa termasuk sebagai tokoh yang berperan aktif di masyarakat sehingga
penyampaian pembinaan akan lebih mudah dan mendapat dukungan dari lingkung masyarakat. (-swt-)
Manasik Haji Calon Jama'ah Haji Purwokerto Timur
KUA Kecamatan Purwokerto Timur
melaksanakan acara pembukaan bimbingan manasik haji bagi jama’ah calon haji Kecamatan
Purwokerto Timur tahun 1436 H / 2015 M.
Acara yang dilaksanakan di Gedung
Muslimat Kabupaten Banyumas Jalan Kauman Lama Purwokerto dihadiri oleh Muspika Purwokerto
Timur, Ketua MUI Kecamatan Purwokerto Timur, Ketua IPHI dan Perwakilan Puskesmas Kecamatan
Purwokerto Timur,
Acara yang resmi dibuka oleh Camat
Purwokerto Timur tersebut juga dihadiri oleh para calon jama’ah haji Purwokerto
Timur, dan dalam pidato sambutannya berpesan kepada para calon jama’ah
haji agar benar – benar menjaga
kesehatan baik sebelum keberangkatan ke tanah suci, ataupun pada saat
pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.
Sementara itu, Kepala Kantor KUA
Kecamatan Purwokerto Timur Radimin, S.Ag. menyampaikan bahwa untuk tahun 2015
ini, Purwokerto Timur memberangkatkan jama’ah haji sebanyak 57 orang, padahal 2014 sejumlah 77 orang, jadi mengalami penurunan jumlah.
Untuk manasik Haji sendiri, beliau
menjelaskan bahwa diadakan 4 kali pertemuan. Yang mana 3 kali pertemuan
untuk penyampaian teori manasik dan 1 kali pertemuan untuk praktek.
Beliau juga menjelaskan bahwa
tujuan utama dari manasik haji ini sendiri nantinya untuk memberikan bekal
pengetahuan kepada calon haji tentang manasik haji yang benar, sehingga dalam
pelaksanaan ibadah haji bisa mandiri dan calon jama’ah haji lebih mantap dalam
pengetahuan untuk memperoleh haji yang mabrur. (-swt-)
Pengajian Ramadhan 1436 H Karyawan KUA Purwokerto Timur
Pengajian di lingkungan kerja merupakan upaya untuk memenuhi
kebutuhan rohani karyawan, sehingga ada keseimbangan antara kebutuhan
rohani dan kebutuhan jasmani para karyawan.
Sebagai upaya mencapai keseimbangan tersebut, selama Ramadhan 1436 H mulai tanggal 1 s.d. 15 Ramadhan diselenggarakan pengajian rutin yang diisi langsung oleh Kepala KUA Bapak Radimin, S.Ag.
Pengajian langsung dilaksanakan di tempat kerja mulai pukul 08.00 s.d. 09.00, sehingga kondisi masih segar dan tidak menggangu suasana lingkungan kerja.
Selain itu, pengajian rutinan ini juga bertujuan untuk
membangun kesadaran beragama para karyawan KUA Purwokerto Timur.
Di dalam pengajian dibahas tentang
ajaran-ajaran Islam dan penjelasannya, seperti muamalah, aqidah akhlak,
tauhid dan masih banyak
lagi ajaran Islam lainnya. Semua karyawan sangat serius mengikuti pengajian ini dengan harapan menambah pahala dan wawasan selama Romadhan. (-swt-)
Langganan:
Postingan (Atom)
Entri Populer
-
Ke RT/RW Mengurus surat pengantar nikah untuk di bawa ke desa/kelurahan Ke Balai Desa/Kelurahan Untuk mendapatkan : Surat Keterangan...
-
Dilihat dari sisi sosial pelaku nikah siri sebenarnya ada keinginan bahwa bahtera pernikahan yang dibangun diupayakan pada tujuan menjag...
-
SOSIALISASI PP NOMOR 48 TAHUN 2014 DAN PMA NOMOR 24 TAHUN 2014 KUA KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR TAHUN 2014 A. LATAR BE...




Puji
Syukur ke hadlirat Allah subhanahu wa ta`ala. Shalawat serta salam semoga selalu
tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw. kepada keluarga, shahabat dan pengikut
setia sampai akhir zaman. Kantor Urusan Agama merupakan institusi pemerintahan
yang berada dalam satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama yang berkedudkan
di Kecamatan yang mempunyai tugas dan wewenang dalam urusan agama Islam. Sebagai
lembaga yang berhubungan langsung dengan masyarakat, KUA masa kini dan masa
depan dengan segala keterbatasannya semakin memantapkan diri untuk selalu unggul
dan maksimal dalam pelayanan. Kepuasan masyarakat akan selalu menjadi indikator
keberhasilan dari kiprah KUA.