|
Alur Wakaf
|
|
Syarat-syarat pembuatan
sertifikat tanah Wakaf di KUA Kec. Purwokerto Timur :
Datang ke KUA untuk pembuatan AIW/APAIW dengan membawa dokumen sebagai berikut: |
|
1. Sertifikat Hak Atas Tanah (bagi yang sudah
sertifikat), atau surat-surat pemilikan tanah (termasuk surat pemindahan hak,
surat keterangan warisan, girik dll) bagi tanah hak milik yang belum
bersertifikat.
|
|
2. Surat Pernyataan Wakaf , asli dan Foto Copy
rangkap 4.
|
|
3. Surat Keterangan dari Lurah setempat yang
diketahui Camat bahwa tanah tersebut tidak dalam sengketa.
|
|
4. Susunan Pengurus Masjid/Mushalla atau lainnya yang
ditanda tangani Ketua dan diketahui oleh Lurah setempat.
|
|
5. Mengisi Formulir Model WK dan WD.
|
|
6. Foto Copy KTP Wakif (yang berwakaf) apabila masih
hidup.
|
|
7. Foto Copy KTP para Pengurus yang akan ditetapkan
sebagai Nadzir Wakaf.
|
|
8. Foto Copy KTP para Saksi.
|
|
9. Menyerahkan Materai bernilai Rp. 6.000 (enam ribu
rupiah) sebanyak 7 lembar.
|
|
10. Menanda tangani Ikrar Wakaf (W1) bagi Wakif yang
masih hidup dan Akta Ikrar Wakaf (AIW)/Akta Pengganti Akta Ikrar Wakaf
(APAIW) setelah semua surat-surat lengkap dan diketik oleh petugas.
|
|
11. Membuat surat kuasa kepada PPAIW untuk proses
pendaftaran ke BPN Purwokerto (blanko ada di KUA).
|
![[Proses+Wakaf.jpg]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4JU4E0T6vHrHGBjsU7YN246A5LNbsjYlXe7r-ucDR-z_N9JCHEPZsrLpCkSoPBtEb0cWGpd2UaU3jYKJLTEFz1A3-8XiUxBpAIAOrBJPensMP-nVbGUy_bPcqMfN6VWn_40ufg4IZXxc/s1600/Proses+Wakaf.jpg)
|
Alur Wakaf
|
|
Syarat-syarat pembuatan
sertifikat tanah Wakaf di KUA Kec. Purwokerto Timur :
Datang ke KUA untuk pembuatan AIW/APAIW dengan membawa dokumen sebagai berikut: |
|
1. Sertifikat Hak Atas Tanah (bagi yang sudah
sertifikat), atau surat-surat pemilikan tanah (termasuk surat pemindahan hak,
surat keterangan warisan, girik dll) bagi tanah hak milik yang belum
bersertifikat.
|
|
2. Surat Pernyataan Wakaf , asli dan Foto Copy
rangkap 4.
|
|
3. Surat Keterangan dari Lurah setempat yang
diketahui Camat bahwa tanah tersebut tidak dalam sengketa.
|
|
4. Susunan Pengurus Masjid/Mushalla atau lainnya yang
ditanda tangani Ketua dan diketahui oleh Lurah setempat.
|
|
5. Mengisi Formulir Model WK dan WD.
|
|
6. Foto Copy KTP Wakif (yang berwakaf) apabila masih
hidup.
|
|
7. Foto Copy KTP para Pengurus yang akan ditetapkan
sebagai Nadzir Wakaf.
|
|
8. Foto Copy KTP para Saksi.
|
|
9. Menyerahkan Materai bernilai Rp. 6.000 (enam ribu
rupiah) sebanyak 7 lembar.
|
|
10. Menanda tangani Ikrar Wakaf (W1) bagi Wakif yang
masih hidup dan Akta Ikrar Wakaf (AIW)/Akta Pengganti Akta Ikrar Wakaf
(APAIW) setelah semua surat-surat lengkap dan diketik oleh petugas.
|
|
11. Membuat surat kuasa kepada PPAIW untuk proses
pendaftaran ke BPN Purwokerto (blanko ada di KUA).
|
![[Proses+Wakaf.jpg]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4JU4E0T6vHrHGBjsU7YN246A5LNbsjYlXe7r-ucDR-z_N9JCHEPZsrLpCkSoPBtEb0cWGpd2UaU3jYKJLTEFz1A3-8XiUxBpAIAOrBJPensMP-nVbGUy_bPcqMfN6VWn_40ufg4IZXxc/s1600/Proses+Wakaf.jpg)

Puji
Syukur ke hadlirat Allah subhanahu wa ta`ala. Shalawat serta salam semoga selalu
tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw. kepada keluarga, shahabat dan pengikut
setia sampai akhir zaman. Kantor Urusan Agama merupakan institusi pemerintahan
yang berada dalam satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama yang berkedudkan
di Kecamatan yang mempunyai tugas dan wewenang dalam urusan agama Islam. Sebagai
lembaga yang berhubungan langsung dengan masyarakat, KUA masa kini dan masa
depan dengan segala keterbatasannya semakin memantapkan diri untuk selalu unggul
dan maksimal dalam pelayanan. Kepuasan masyarakat akan selalu menjadi indikator
keberhasilan dari kiprah KUA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar